KTRS Series 2, Bupati Edi : Cari Bibit Atlit Berpotensi

img

Bupati Kukar Edi Damanayah saat mengibarkan bendera START bagi peserta KTRS 2, yang berlangsung di Waduk Panji Tenggarong. (riz-poskotakaltimnews.com))

 

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR : Sebanyak 190 peserta dari berbagai kalangan pelajar, remaja hingga dewasa ambil bagian dalam Kukar Trail Run Series (KTRS) 2. Peserta berpacu untuk meraih posisi terdepan sebagai pemenang lari alam yang menempuh jarak 10km di kawasan wisata Waduk Panji Sukarame Tenggarong, Minggu (15/10/2023).

 

Usai kegiatannya mengibarkan bendera start bagi peserta KTRS, Bupati Edi Damansyah mengatakan bahwa gelaran even ini sebagai sarana dalam mencari bibit atlit muda berprestasi yang kedepannya akan dilakukan pembinaan berkelanjutan oleh pemerintah daerah.

 

"Ada beberapa potensi yang harus mendapat perhatian dan dibina dengan baik oleh pemerintah daerah melalui Dispora maupun KONI, khususnya cabang olahraga lari tersebu," kata Edi Damansyah pada poskotakaltimnews.

 

Edi juga meminta kepada Dispora maupun KONI Kukar untuk, mengeksploitasi SDM lokal dari seluruh cabang olahraga (cabor) yang ada. 

 

"Saya minta seluruh cabor kita merupakan putra dan putri daerah. Atlet kita juga mampu bersaing apa bila konsisten dilakukan pembinaan atau latihan," ujar Edi Damansyah.

 

Acara yang dimulai sejak pukul 06.30 tersebut dihadiri sejumlah pejabat Dinas terkait terkait diantaranya Kepada Dispar Kukar, perwakilan Dispora Kukar, Anggota DPRD Kukar yang juga Ketua Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) Kukar, Firnandi Ikhsan dan tamu undangan lainnya.


Sementara itu para peserta KTRS 2023 yang berhasil keluar sebagai perserta tercepat diantaranya, Kategori PUTRA, juara pertama : Fredi dengan catan waktu 40,01 menit, Uman (40,08 menit), Bagas (41,50 menit), Julius Yanto (42,41 nenit) dan Ari dengan catatan waktu 43,01 menit.


Sementara untuk kategori PUTRI juara pertama atas nama : Eliza dengan catatan waktu 01:00,07 jam,  Kiki (01:04,15 jam), Basira (01:05,16 jam), Fernanda Tikupandang (01:07,14 jam), Aska (01:07,17 jam).

 

Secara terpisah, Ketua ALTI Kukar Firnadi Ikhsan menyampaikan terima kasihnya kepada pemerintah daerah, yang sudah menyelenggarakan kembali event KTRS ke-2 kali ini.

 

"KTRS di Waduk Panji ini bagian dari promosi tempat wisata, karena Waduk Panji merupakan icon Kukar dan dibelakangnya terdapat lokasi trail yang bisa dimanfaatkan pelari," ucap Firnadi Ikhsan.

 

Menurut Firnadi, pelaksanaan KTRS kali ini hanya untuk Atlet lokal saja, karena tujuannya untuk mencari bibit bibit baru yang memang memiliki potensi yang luar biasa.

 

"Kedepan KTRS kita buka open sama seperti yang pertama, yang diikuti seluruh Kabupaten/Kota di Kaltim. Dan menyasar ke sejumlah wisata lainnya yang ada di Kukar," sebutnya.

 

Olahraga lari ialah olahraga yang telah memasyarakat sejak dulu, maka dari itu hal ini harus disiapkan wadah untuk mereka bisa lebih mengembangkan bakat, atau hobinya.

"Lari ini telah menjadi olahraga masyarakat, hanya yang belum dikenalkan itu lari di alam. Hal ini harus kita support agar mereka tetap sehat dan semangat," tutupnya. (adv/riz).